Apa itu Nama Domain?

Apa Itu Nama Domain?

Apa itu nama domainPenjelasan Apa itu nama domain ~Nama Domain adalah string identifikasi yang mendefinisikan kewenangan atau kontrol administratif di Internet. Nama Domain dibentuk oleh aturan dan prosedur Domain Name System (DNS). Penamaan Domain digunakan dalam berbagai konteks jaringan dan penandaan khusus aplikasi dan tujuan pengalamatan.

Secara umum, nama domain mewakili sumber Internet Protocol ( Alamat IP ) atau lebih sederhanaya tentang apa itu nama domain adalah pengganti alamat IP supaya mudah diingat, seperti komputer pribadi yang digunakan untuk mengakses Internet, komputer server yang menghosting situs web atau situs web itu sendiri atau layanan lain yang dikomunikasikan melalui Internet.

Berdasarkan data yang dikutip dari Business Standard, sebanyak 330, 6 juta nama domain telah terdaftarkan pada tahun 2017 ini. Sebelum mencapai angka itu, 128,4 juta registrasi nama domain telah terdaftar pada 1/4 tahun ini tepatnya 30 Maret (2017).

Contoh Nama Domain yang ada di internet :

  • webhostingallinone.com
  • wikipedia.org
  • dll

Sejarah Nama Domain

Penggantian alamat IP menggunakan penamaan yang lebih simpel (nama domain) pertama kali dikenalkan pada era ARPAnet di tahun 1983. Sejak masa itu nama domain sebagai pengganti IP menjadi sangat populer dan bisa dibilang salah satu kemajuan teknologi dan komunikasi.

1985 (domain-com)
Tanggal 15 Maret 1985 perusahaan komputer Symbolics mendaftarkan nama domainnya yaitu Symbolics.com yang menjadi nama domain dot-com pertama di dunia. Symbolics.com tetap berada dibawah kepemilikan Symbolics selama 25 tahun hingga pada tahun 2009 dibeli oleh XF.com investments untuk undisclosed sum.

1995 (nama domain mulai berbayar)
Bertahun-tahun sebelum 1995 pendaftaran nama domain bersifat gratis dan tidak berbayar, namun pada tahun 1995 National Science Foundation menentukan tarif tertentu untuk pendaftaran domain sebuah perusahaan konsultan teknologi yaitu Network Solutions. Disebutkan bahwa tarif yang ditetapkan oleh National Science Foundation mencapai $100 untuk masa 2 tahun.

1998 (DNS dan ICANN)
Di tahun ini, Depertemen Perdagangan AS mengeluarkan proposal untuk privatisasi Sistem Nama Domain atau dalam bahasa inggrisnya Domain Name System (DNS) yang kemudian dikendalikan oleh pemerintah AS. Kemudian pada dokumen yang dinamakan “Green Paper” yang menciptakan tujuan baik dalam peningkatan kompetisi di pasar maupun mendorong partisipasi secara lebih internasional.

Dalam prosesnya langkah ini diprotes oleh para pengkritis sehingga mengarah kepada pembuatan “White Paper” yang pada akhirnya merujuk kepada pembentukan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) yang menjadi pengganti pemerintah AS dalam hal pengaturan Internet.

Perlindungan nama domain (2003)
Dengan pesatnya pertumbuhan potensial dari nama domain, muncul berbagai nama domain yang menipu dan mengarahkan pengunjungnya ke situs pornografi tanpa sepengetahuan pemerintah, contoh domain penipu itu adalah “Bobthebiulder.com” dan “Teltubbies.com” yang keduanya menyebabkan para pengunjung untuk masuk ke situs porno, yang kemudian mendapat julukan “Hanky ??Panky College”, yang kemudian di buatlah UU perlindungan nama domain Tahun 2003 .

Perkembangan nama domain (2007 – 2014)

2007

Pada tahun ini, oleh karena nama domain menjadi semakin penting dan semaking mahal terjadilah jual beli nama domain. Tahukah anda? pada tahun ini juga dijual nama domain termahal dalam sejarah yaitu VacationRentals.com dengan harga $35 juta atau setara dengan RP397,7 miliar, pembeli domain mengaku membeli nama domain itu agar tidak dibeli oleh pesaingnya yaitu Expedia.

2012

Pada tahun ini terjadi pertumbuhan domain yang sangat tinggi. Seorang spekulator domain , Mike Mann mencatat pendaftaran nama domain dalam rentang waktu 24 jam dengan jumlah 14.962 nama domain.

2013

2013 menjadi tahun yang gemilang bagi tren nama domain 4 karakter, mulai dari nama domain AAAA.com hingga ZZZZ.com, terdapat kurang lebih 456.976 kombinasi nama domain. Sedangkan tren penamaan domain 3 karakter sudah ada sejak 1997.

2014

Nama rujukan huruf-huruf terakhir dalam sebuah nama domain atau gLTD (generic top level domain), misalnya .com, .org, .club, .biz telah muncul menjadi 100 nama akhiran domain itu. Hal ini memungkinkan suatu saat pengelola internet membuka akhiran nama domain misalnya .car, .computer, .music serta menjajaki nama domain sesuai dengan perusahaannya masing-masing misal .apple, .yamaha.

Itulah sekilas tentang penjelasan apa itu nama domain, semoga bermanfaat.