Domain Add-on, Parked dan Sub domain

Apa Itu Domain Add-on, Parked dan Sub domain

Domain Add-on, Parked dan Sub domain

Sebelum kita memasuki pengertian domain add-on, parked dan sub domain. Kita perlu mengetahui konsep / pengertian tentang Main Domain (Domain Utama)

Main Domain

Sebuah paket web hosting tidak akan bisa berjalan tanpa adanya sebuah nama domain. oleh karena itu sebuah paket web hosting akan memiliki satu buah nama domain yang selalu dipasangkan kepadanya yaitu Domain utama ini (Main Domain).

Domain Tambahan

Suatu paket hosting tentu saja memiliki sumber daya yang dialokasikan untuknya seperti CPU, RAM, DiskSpace dll. Biasanya suatu paket hosting (contohnya paket hosting WebHostingAllinOne) hanya akan digunakan untuk menjalankan satu buah website, maka paket tersebut secara otomatis dipasangkan dengan satu buah nama domain (Main Domain yang tertera diatas).

Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa satu paket hosting itu digunakan untuk meng-host lebih dari satu atau bahkan lebih dari satu website / domain.

Nah, Apabila domain utama yang dipasangkan dengan website pertama disebut Main Domain, maka domain sampingan yang dipasangkan selain dari website utama bisa kita sebut Domain tambahan. Domain tambahan yang disediakan adalah seperti yang telah disebutkan diatas yaitu domain add-on, parked dan sub domain

Add-On Domain

Add-on domain atau domain add-on adalah domain tambahan yang bisa ditambahkan kepada main domain dalam suatu paket hosting tertentu. Jenis domain ini memungkinkan kita untuk mengembangkannya menjadi sebuah website yang independen.

Website tersebut menggunakan sumber daya paket hosting yang sama dengan main domain. Yang dimaksudkan dengan sumber daya antara lain adalah ; CPU, RAM, Disk Space dll. Sumber daya tersebut dipakai secara bersamaan dengan website/domain yang di “host” kan pada suatu paket hosting yang sama.

Mari kita ambil contoh,

Anda memiliki sebuah main domain paket hosting yaitu www.butchershop.com yang dikembangkan menggunakan WordPress.

Lalu ditambahkanlah sebuah park domain di cPanel paket hosting yaitu www.fruitnveggies.com yang dikembangkan menggunakan Drupal.

Kedua website ini kemudian di “host” kan dalam 1 paket hosting yang sama. Jadi meskipun kedua website ini adalah website yang independen, website tersebut menggunakan CPU, RAM & Disk space dari paket hosting yang sama.

Parked Domain

Parked domain adalah domain tambahan yang bisa kita tambahkan kepada main domain dalam suatu paket hosting tertentu yang dikhususkan untuk kepentingan redirect. Atau bisa disebut juga bahwa parked domain adalah domain alias (nama lain, atau redirect) dari main domain.

Coba perhatikan 1 contoh ini,

Anda memiliki 1 main domain paket hosting yaitu www.uptravel.com.

Kemudian ditambahkan sebuah park domain di cPanel paket hosting yaitu www.planeride.com.

Ketika pengguna membuka website www.planeride.com dalam browser, mereka justru akan ditampilkan website www.uptravel.com. Atau bisa dibilang bahwa :

www.planeride.com == www.uptravel.com.

Sebagai catatan, parked domain dikhususkan sebagai sarana redirect dari domain tambahan ke main domain. Oleh karena itu Parked domain tidak bisa dikembangkan menjadi website independen.

Sub Domain

Sub domain tidak bisa disebut sebagai domain utuh, tapi merupakan bagian dari Main domain yang bisa dibuat tanpa batas oleh pengguna tanpa membeli lagi domain baru.

Sebagai contoh, Main domainnya adalah www.webhostingallinone.com, lalu kita hendak membuat sebuah sub domain “mobile” terhadap Main domain tersebut.

Hasil yang akan kita dapatkan ketika mebuat sub domain “mobile” adalah mobile.webhostingallinone.com yang dimana “mobile” tersebut adalah sub domain dari Main domain www.webhostingallinone.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.